Tidak terasa kurang lebih setengah bulan lagi kita akan bertemu dengan bulan yang berkah, bulan yang penuh ampunan, yaitu bulan romadhon. Untuk itu judul khutbah jumat kali ini yaitu persiapan menuju Romadhon.
Rosululloh SAW bersabda:
اِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ اَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ اَبْوَابُ النَّارِوَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنُ.
Jika tiba bulan Ramadhan, maka dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu semua syaitan (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari hadits di atas Rosululloh menyampaikan bahwa Romadhon adalah bulan yang spesial dimana seluruh pintu syurga dibuka untuk kita dan ditutup pintu neraka.
Perintah puasa disampaikan Alloh dalam QS. Al-Baqoroh:183
Alloh menurunkan Ayat tersebut diturunkan pada bulan Sya’ban dimana umat muslim harus bersiap-siap untuk kedatangan bulan Romadhon. Turunnya ayat ini membuat para sahabat berbahagia karena mereka telah mendengar hadits yang telah disampaikan bahwa di bulan tersebut seluruh pintu syurga dibuka oleh Alloh SWT.
Apa sajakah yang harus kita persiapkan untuk menyambut kedatangan bulan istimewa tersebut? Berikut ini adalah persiapan menuju romadhon yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW.
1. Perbanyak puasa di bulan Sya’ban
Hadits tentang puasa di sya’ban
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)
Dari hadits di atas kita dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di Bulan Sya’ban untuk melatih diri kita untuk terbiasa puasa dan untuk menyesuaikan diri untuk menghadapi puasa Romadhon. Jika kita memiliki anak, maka sebaiknya kita juga mengajarkan puasa sejak bulan sya’ban agar saat Romadhon anak kita sudah terbiasa dan siap dalam berpuasa romadhon.
2. Menyiapkan Amalan-amalan Romadhon
Alloh berfirman dalam QS. Al-Insyiroh: 7
فَانصَبْ فَرَغْتَ فَإِذَا ﴿٧﴾
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (QS. Al-Insyiroh:7)
Ayat di atas mengajarkan kepada kita jika kita telah menyelesaikan suatu urusan maka persiapkanlah dengan sungguh-sungguh untuk urusan lainnya.
Dalil ini kita jadikan acuan untuk menyiapkan amalan sebelum dikerjakan. Kita persiapkan rencana amalan yang akan kita laksanakan di bulan Romadhon.
Ada 3 amalan yang diajarkan Rosululloh SAW saat romadhon
1. Memperbanyak Sholat
Makna memperbanyak sholat diantaranya yaitu Menjaga Sholat Fardhu karena sholat yang 5 waktu adalah wajib hukumnya, jangan sampai meninggalkannya, dan kita usahakan untuk dapat sholat berjamaah di masjid. Selanjutnya kita keluarkan sholat sunnah yang lain sholat fajar, sholat rowatib, dhuha, qiyamullail dll. Kita keluarkan semua sholat itu kita rencanakan dari sekarang kapan akan dilakukan, dimana kita akan mengerjakannya.
Rosululloh Bersabda:
ذَنْبِهِ مِنْ تَقَدَّمَ مَا لَهُ غُفِرَ وَاحْتِسَابًا إِيمَانًا رَمَضَانَ قَامَ مَنْ
“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadhan dengan dasar iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa yang telah lalu.” (H.R Bukhori)
Dari hadits ini kita bisa jadikan motivasi diri kita untuk bisa melaksanakan sholat dengan lebih baik agar kita mendapatkan ampunan dari Alloh SWT. Berapa banyak dosa yang kita lakukan? Dosa Mata? Dosa Telinga?Tangan, Kaki? Alloh berikan kesempatan di bulan Romadhon untuk menghapuskan segala dosa-dosa yang telah kita perbuat dengan sholat di bulan romadhon dengan sungguh-sungguh. Melaksanakan sholat dengan dasar keimanan dan kita mengharapkan pahala dari Alloh SWT.
2. Memperbanyak Interaksi dengan Al-Qur’an
Dari Ibn Mas'ud r.a telah berkata bahawa Rasulullah s.a.w telah bersabda:
" Barangsiapa membaca satu huruf daripada Kitabullah maka baginya satu kebajikan dan tiap-tiap kebajikan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan 'Alif Lam Mim ' satu huruf tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf"
Bentuk Interaksi dengan Al_Quran diantaranya: Membaca Al-Qur’an (sekedar membacanya saja), Tilawah (Memahami maknanya), Tahfidz (Menghafalkannya). Dari ketiga ini kita pilih dan kita siapkan untuk kita lakukan di bula Romadhon nanti.
Amalan yang ke3
3. Perbanyak Infak Shodaqoh
Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaklah diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan.” Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 215)
Dari ayat ini hendaknya yang kita infaki pertama adalah ORANGTUA, kemudian kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan.
Jangan bingung mau infak kemana? Jangan susah susah cari orang yang mau diinfaki....ORANGTUA adalah orang terdekat yang mesti kita infaki....
Dari saat ini marilah kita siapkan seberapa besar infak shodaqoh yang akan kita berikan, dan kepada siapa kita akan shodaqohkan.
Semoga kita semua dapat bertemu dengan bulan Romadhon dan bisa melaksanakan segala amalan yang telah kita rencanakan.
Rosululloh SAW bersabda:
اِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ اَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ اَبْوَابُ النَّارِوَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنُ.
Jika tiba bulan Ramadhan, maka dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu semua syaitan (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari hadits di atas Rosululloh menyampaikan bahwa Romadhon adalah bulan yang spesial dimana seluruh pintu syurga dibuka untuk kita dan ditutup pintu neraka.
Perintah puasa disampaikan Alloh dalam QS. Al-Baqoroh:183
Alloh menurunkan Ayat tersebut diturunkan pada bulan Sya’ban dimana umat muslim harus bersiap-siap untuk kedatangan bulan Romadhon. Turunnya ayat ini membuat para sahabat berbahagia karena mereka telah mendengar hadits yang telah disampaikan bahwa di bulan tersebut seluruh pintu syurga dibuka oleh Alloh SWT.
Apa sajakah yang harus kita persiapkan untuk menyambut kedatangan bulan istimewa tersebut? Berikut ini adalah persiapan menuju romadhon yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW.
1. Perbanyak puasa di bulan Sya’ban
Hadits tentang puasa di sya’ban
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)
Dari hadits di atas kita dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di Bulan Sya’ban untuk melatih diri kita untuk terbiasa puasa dan untuk menyesuaikan diri untuk menghadapi puasa Romadhon. Jika kita memiliki anak, maka sebaiknya kita juga mengajarkan puasa sejak bulan sya’ban agar saat Romadhon anak kita sudah terbiasa dan siap dalam berpuasa romadhon.
2. Menyiapkan Amalan-amalan Romadhon
Alloh berfirman dalam QS. Al-Insyiroh: 7
فَانصَبْ فَرَغْتَ فَإِذَا ﴿٧﴾
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (QS. Al-Insyiroh:7)
Ayat di atas mengajarkan kepada kita jika kita telah menyelesaikan suatu urusan maka persiapkanlah dengan sungguh-sungguh untuk urusan lainnya.
Dalil ini kita jadikan acuan untuk menyiapkan amalan sebelum dikerjakan. Kita persiapkan rencana amalan yang akan kita laksanakan di bulan Romadhon.
Ada 3 amalan yang diajarkan Rosululloh SAW saat romadhon
1. Memperbanyak Sholat
Makna memperbanyak sholat diantaranya yaitu Menjaga Sholat Fardhu karena sholat yang 5 waktu adalah wajib hukumnya, jangan sampai meninggalkannya, dan kita usahakan untuk dapat sholat berjamaah di masjid. Selanjutnya kita keluarkan sholat sunnah yang lain sholat fajar, sholat rowatib, dhuha, qiyamullail dll. Kita keluarkan semua sholat itu kita rencanakan dari sekarang kapan akan dilakukan, dimana kita akan mengerjakannya.
Rosululloh Bersabda:
ذَنْبِهِ مِنْ تَقَدَّمَ مَا لَهُ غُفِرَ وَاحْتِسَابًا إِيمَانًا رَمَضَانَ قَامَ مَنْ
“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadhan dengan dasar iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa yang telah lalu.” (H.R Bukhori)
Dari hadits ini kita bisa jadikan motivasi diri kita untuk bisa melaksanakan sholat dengan lebih baik agar kita mendapatkan ampunan dari Alloh SWT. Berapa banyak dosa yang kita lakukan? Dosa Mata? Dosa Telinga?Tangan, Kaki? Alloh berikan kesempatan di bulan Romadhon untuk menghapuskan segala dosa-dosa yang telah kita perbuat dengan sholat di bulan romadhon dengan sungguh-sungguh. Melaksanakan sholat dengan dasar keimanan dan kita mengharapkan pahala dari Alloh SWT.
2. Memperbanyak Interaksi dengan Al-Qur’an
Dari Ibn Mas'ud r.a telah berkata bahawa Rasulullah s.a.w telah bersabda:
" Barangsiapa membaca satu huruf daripada Kitabullah maka baginya satu kebajikan dan tiap-tiap kebajikan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan 'Alif Lam Mim ' satu huruf tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf"
Bentuk Interaksi dengan Al_Quran diantaranya: Membaca Al-Qur’an (sekedar membacanya saja), Tilawah (Memahami maknanya), Tahfidz (Menghafalkannya). Dari ketiga ini kita pilih dan kita siapkan untuk kita lakukan di bula Romadhon nanti.
Amalan yang ke3
3. Perbanyak Infak Shodaqoh
Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaklah diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan.” Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 215)
Dari ayat ini hendaknya yang kita infaki pertama adalah ORANGTUA, kemudian kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan.
Jangan bingung mau infak kemana? Jangan susah susah cari orang yang mau diinfaki....ORANGTUA adalah orang terdekat yang mesti kita infaki....
Dari saat ini marilah kita siapkan seberapa besar infak shodaqoh yang akan kita berikan, dan kepada siapa kita akan shodaqohkan.
Semoga kita semua dapat bertemu dengan bulan Romadhon dan bisa melaksanakan segala amalan yang telah kita rencanakan.
