5 hal yang akan dijamin
oleh Alloh Kepada orang yang benar sholatnya.
1.
Terbebas
dari Perbuatan Keji
QS. Al-Ankabut(29):45
45. Bacalah apa yang telah
diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat.
Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar.
dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari
ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
2.
Diberikan
ketenangan
QS. Toha
(20):14:
14. Sesungguhnya aku ini
adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, Maka sembahlah aku dan
dirikanlah shalat untuk mengingat aku.
QS.
Ar-Ro’du (13):28:
28. (yaitu) orang-orang yang
beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah,
hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
QS.
Al-Ma’arij (70):19-23:
19. Sesungguhnya manusia
diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.
20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,
21. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia Amat kikir,
22. Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,
23. Yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,
3.
Dimudahkan
urusan hidupnya dan rizki yang lancar
QS.
At-Tholaq(65):2-3:
2. Apabila mereka telah
mendekati akhir iddahnya, Maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah
mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di
antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah
diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat.
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan
keluar.
3. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan
Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya.
Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
QS. Al-Baqoroh(2): 3:
3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang
mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan
kepada mereka.
4.
Dikabulkannya
Do’a
38. Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata:
"Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik.
Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa".
39. Kemudian Malaikat
(Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di
mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran
(seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat[193] (yang datang) dari
Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi Termasuk
keturunan orang-orang saleh".
[193] Maksudnya:
membenarkan kedatangan seorang Nabi yang diciptakan dengan kalimat kun
(jadilah) tanpa bapak Yaitu Nabi Isa a.s.
Dalam
sebuah hadits qudsi yang diriwayatkan oleh Muslim disebutkan, bahwa Rasulullah
telah bersabda: Allah swt berfirman:
“Aku membagi shalat (Al-Fatihah) menjadi dua
bagian, sebagian untuk-Ku dan sebagian untuk hamba-Ku. Dan hamba-Ku akan
mendapatkan apa yang ia minta. Ketika seorang hamba mengatakan “alhamdulillahi
rabbil ‘alamin” (segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam), maka Aku menjawab,
“Hamba-Ku telah memuji-Ku”. Ketika seorang hamba mengatakan “Arrahmanir rahim”
(Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang), maka Aku menjawab, “Hamba-Ku telah
menyanjung-Ku”. Ketika seorang hamba mengatakan “Maaliki yaumid diin” (Yang
menguasai hari pembalasan), maka Aku menjawab, “Hamba-Ku telah
mengagungkan-Ku”. Ketika seorang hamba mengatakan “Iyyaka na’budu wa iyyaka
nasta’in” (hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami mohon
pertolongan), maka Aku menjawab, “Ini adalah bagian-Ku dan bagian hamba-Ku, dan
bagi hamba-Ku apa yang ia minta”. Ketika seorang hamba mengatakan “Ihdinas
shiraathal mustaqim. Shiraathal ladziina an’amta alaihim, ghairil maghdhuubi
alaihim, wa ladh-dhaalliin” (Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. [yaitu]
jalannya orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka, bukan [jalannya]
orang-orang yang Engkau murkai, dan bukan pula [jalannya] orang-orang yang
tersesat), maka Aku menjawab, “Ini adalah untuk hamba-Ku dan baginya apa yang
ia minta”.
5.
Sukses dan
Bahagia
QS. Al-Mu’minun
(23):1-2:
1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
2. (yaitu) orang-orang
yang khusyu' dalam sembahyangnya,
Penyebab seseorang belum mendapatkan lima
hal tersebut yaitu:
1 A. Tidak Khusyuk
QS.
Al-Baqoroh (2): 45-46
45. Jadikanlah sabar dan shalat
sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali
bagi orang-orang yang khusyu',
46. (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka
akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
2 B. Tidak paham apa yang dibacanya